KRI Soeharso Disiagakan Jemput 68 ABK Diamond Princess

0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

Wartaotonomibaru.com

JAKARTA – WNI kru kapal World Dream berolah raga bersama petugas di geladak KRI dr Soeharso ketika menuju lokasi observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020.
Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso berhasil menjemput dan membawa 188 anak buah kapal (ABK) World Dream tiba di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Jumat (28/2/2020) dengan selamat. Tidak berhenti sampai di situ tugasnya, kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut ini siagakan kembali untuk menjemput 68 ABK kapal pesiar Diamond Princess.
Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto mengatakan, setelah menurunkan 188 ABK World Dream di Pulau Sebaru Kecil, KRI Soeharso kembali ke Jakarta untuk dilakukan disinfeksi.
Kegiatan disinfeksi adalah standar mitigasi yang juga dilakukan terhadap Batik Airlines ketika mengevakuasi 137 WNI dari Wuhan, Tiongkok yang selanjutnya dikarantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau awal Februari 2020. Kegiatan disinfeksi berupa penyemprotan bahan disinfektan khusus untuk membunuh kuman atau virus sehingga diharapkan bebas dari virus corona atau Covid-19.
“Selain disinfeksi juga sekaligus mengisi logistik, isi bahan bakar minyak, bahan makanan, air. Setelah itu standbymenunggu kedatangan ABK Diamond Princess dari Jepang. Kemudian langsung ke Sebaru Kecil,” kata Yurianto kepada wartaotonomibaru.com Jumat (28/2/2020) malam.

KRI Soeharso dipersiapkan kembali untuk menunggu kedatangan 68 ABK kapal pesiar Diamond Princess di Jepang. Pesawat yang menjemput ABK tersebut sudah berangkat ke Jepang sejak pukul 06.00 WIB hari ini.
Mereka diperkirakan tiba di Tanah Air pada Senin (2/3/2020) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Ikut dalam rombongan penjemput ini adalah lima tenaga kesehatan terdiri dari dokter spesialis paru, spesialis penyakit dalam, dokter umum, dan perawat. Setibanya di Tanah Air, rombongan ABK ini akan dijemput dengan bus TNI selanjutnya di bawa ke KRI Soeharso di Jakarta.
Setelah ABK tiba di KRI Soeharso langsung dilakukan pemeriksaan menyeluruh baik fisik maupun pengambilan spesimen. Setelah itu ABK ini dibawa ke Pulau Sebaru Kecil untuk menjalani masa karantina selama 28 hari atau dua kali masa inkubasi.
Setelah menurunkan ABK Diamond Princes di Pulau Sebaru Kecil, KRI Soeharso tetap disiagakan di perairan Pulau Sebaru sebagai rumah sakit rujukan. Manakala ada di antara mereka yang dikarantina membutuhkan pelayanan lebih intensif maka dirujuk ke KRI Soeharso yang memiliki fasilitas cukup lengkap seperti rumah sakit umumnya. (Sutiono)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*