Menjelang Pilkada, Suhu Politik di Pangandaran Mulai Memanas

0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

wartaotonomibaru.com

PANGANDARAN – Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pangandaran yang akan diselenggarakan bulan September 2020, membuat suhu politik di Kabupaten Pangandaran memanas. 

Pantauan Pers Warta Otonomi Baru dilapangan, sampai berita ini ditulis baru ada 2 pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati yang ramai dibicarakan oleh masyarakat.

Pasangan dari partai politik yaitu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Pangandaran yang akan mencalonkan sebagai bupati, dan wakil bupati Adang Hadari dari Partai Golkar.

Sementara Supratman mantan ketua presidium pembentukan kabupaten pangandaran akan maju dari independen, yang akan berpasangan dengan Ari Rian Priyatna.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Pangandaran Riki Zulfikri mengatakan, Partai PDI Perjuangan sudah melaksanakan pendaftaran calon bupati secara tertutup sesuai dengan mekanisme partai yang berlaku, dan hasil nya mengusulkan Pa Jeje Wiradinata sebagai calon bupati.

Saat ini kami masih menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, mudah-mudahan rekomendasinya cepat turun, ujar Riki.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pangandaran Mohamad Taufiq ketika dihubungi lewat telepon selularnya mengatakan, yang mendaftar sebagai calon bupati/wakil bupati ke Partai Golkar ada 2 orang, yaitu Pa Adang dan Pa Toto. Kemungkinan besar rekomendasi dari DPP Partai Golkar akan turun ke Pa Adang, ujar Mohamad Taufiq. Karena Golkar ingin melanjutkan Jihad Jilid 2, selain itu juga

kami dari Partai Golkar sudah membangun komunikasi dengan partai politik yang lain, sejauh ini beberapa partai politik kemungkinan akan berkoalisi dengan Jihad Jilid 2, ujarnya.

Sementara itu Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Wowo Kustiwa mengatakan, hasil Rapat Kerja Cabang DPC PPP Kabupaten Pangandaran keputusan yang diambil melanjutkan koalisi dengan pasangan Jihad Jilid 2. Kepemimpinan Pa Jeje dan Pa Adang selama 4 tahun ini sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Baca juga :   Joko Widodo Pastikan Stok Masker Capai 50 Juta

Tokoh pemuda dari Desa Batumalang Kecamatan Cimerak Enuh Abdul Halim dalam perbincangannya dengan Pers Warta Otonomi Baru mengatakan, dengan hanya ada 2 pasangan bakal calon bupati/wakil bupati yang ramai dibicarakan masyarakat saat ini, menunjukkan bahwa partai-partai politik yang ada di Kabupaten Pangandaran tidak mempersiapkan kadernya untuk menjadi executive, atau juga boleh jadi karena mereka tidak punya nyali untuk bersaing dengan pasangan Jeje/Adang dalam kontestasi pilkada nanti.

Seharusnya partai-partai politik memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, pada kenyataannya partai-partai politik mendekati masyarakat ketika akan pemilu legislatif saja, ujar Enuh. (Yudhi’s)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*