Sumsel Tanggap Darurat COVID-19




0 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Wartaotonomibaru.com

PALEMBANG – Setelah mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo melalui Video Conference bersama seluruh gubernur dan beberapa kabinet, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, Selasa (24/3/2020) sekira pukul 17.00 WIB menggelar Video Conference dengan 17 Kepala Daerah Kota/Kabupaten Provinsi Sumatera Selatan terkait tindak lanjut penyebaran virus Corona.

Dalam video conference, Herman Deru menuturkan satu warga Palembang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Menyikapi ada satu pasien PDP meninggal maka status Sumsel yang sebelumnya waspada dinaikkan menjadi tanggap darurat.

Warga yang positif terkena virus corona tersebut, kata gunernur, merupakan salah satu dari dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia pada, Senin (23/3/2020).

Dikatakan, COVID-19 ini sudah menyebar di 198 negara, sementara Indonesia sudah menyebar di 24 provinsi termasuk diantaranya Sumsel, ada 1 orang yang positif.

Dalam video conference tersebut, Heman Deru meminta kepada Bupati/Wali Kota untuk mengkondisikan daerah masing-masing agar penyebaran virus Covid-19 tidak terjadi.

Ada dua aspek yang perlu dicermati, yakni tentang kalkulasi kita menghadapi ini harus lebih darurat dan kedua membendung laju turunnya perekonomian dan dampak sosial ekonomi.

Dari sisi sosial ekonomi, yang harus diutamakan adalah masyarakat yang berpenghasilan rendah atau mendapatkan pendapatan harian harus menjadi zona yang harus dikonsentrasikan.

“Saya harapkan untuk setiap kabupaten dan kota membentuk satgas tindak pencegahan dan penyebaran COVID-19 yang merujuk pada Kepres nomor 9 Tahun 2020,” ujar Gubernur.

Gubernur menghimbau kepada Kepala Daerah untuk turun langsung kelapangan mengecek ketersediaan bahan pokok dan daya beli masyarakat, khususnya guru dan UKM IKM.

Namun secara umum, kata Gunernur, yang perlu kita batasi adalah bersentuhan atau kontak fisik, sosialisasi memakai istilah jaga jarak, atau memakai bahasa setempat, jadi fleksibel dan mudah diterima warga.

Terpisah, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan usai mengikuti video conference diruang Bina Praja Pemkab Mura kepada awak media mengatakan bahwa Corona ini masalah kita bersama, seluruh unsur yang ada di daerah dan peran serta masyarakat akan sangat membantu mencegah penyebarannya.

“Kita bersyukur hari ini kita secara langsung menerima arahan khusus dari bapak Gubernur dan Bapak Kapolda yang memberi informasi terbaru hasil rujukan secara langsung dari bapak Presiden,” ujar H2G

Dikatakan, dengan dinaikkannya status dari Waspada ke Tanggap Darurat, Pemerintah Kabupaten Musirawas bekerjasama bersinergi dengan Porkomfinda dan dengan dukungan seluruh komponen lapisan masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi COVID-19.

“Apa yg menjadi protokol, katakanlah langkah-langkah yang harus kita ambil secara disiplin kita kerjakan,”ujar Hendra Gunawan seraya menjelaskan tadi secara tegas Bapak Kapolda mengatakan bahwa di daerah lain orang sudah sepi dijalanan, kita masih menganggap biasa-biasa saja. Ini yang kita usahakan kedepannya bagaimana memberikan pengertian dan juga tindakan tegas. Artinya kita menjaga jarak, jadi yang berkumpul tidak produktif harus di bubarkan. (Hms/Inwi)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*