Perangi Covid 19, DPRD Simalungun Harapkan Pemkab Simalungun Dan Perusahaan Pastikan APD Paramedis Dan Obat-obatan Siap

0 0
Read Time:3 Minute, 21 Second

Wartaotonomibaru.com

Simalungun – DPRD Simalungun berharap agar Dinas Kesehatan dapat memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para Dokter dan paramedis yang sedang berjuang melawan virus covid -19 di setiap rumah sakit di Simalungun, khususnya di RSUD Perdagangan sebagai rumah sakit rujukan untuk penderita virus Corona.

Demikian dikatakan ketua komisi IV Binton Tindaon dengan kordinator Komisi IV S. Samrin Girsang, Wakil Ketua Komisi IV Juarsa Siagian, SE., Sekretaris Komisi IV Andre Andika Sinaga S.Pd., Bernhard Damanik,SE, Jamerson Saragih, SP., Jaminta Purba dan H. Usmayanto kepada Wartaotonomi baru.com,Jumat (27/3/2020)

“Virus ini sedang kita perangi bersama. Jangan sampai ketersediaan APD dokter dan paramedis yang sedang berjuang untuk memerangi dan menolong jiwa pasien, tapi malah mereka yang tertular. Jadi kita minta Pemkab Simalungun melalui Dinas Kesehatan tanggap dan sigap dalam penyediaan APD ini, agar keberhasilan melawan virus ini dapat berhasil. Jangan dokter-dokter dan perawat kita diperhadapkan pada perang tetapi senjatanya tak lengkap,ini menjadi prioritas,” kata Binton seraya mengingatkan jangan sampai terjadi kasus kematian dokter delapan dan perawat seperti yang di luar daerah, yang terjangkit Covid 19 dari pasien karena kekurangan APD.

Wakil ketua Komisi IV Juarsa Siagian SE

Dengan harapan itu, kata Binton, Bupati Simalungun Dr.JR Saragih SH MM harus memastikan hal itu telah aman (safety) di setiap rumah sakit, terutama di RSUD Perdagangan yang merupakan rumah sakit rujukan bagi para penderita Covid – 19 di kabupaten Simalungun.

“Langkah dan kebijakan apa pun yang dilakukan demi keberhasilan memerangi Covid-19 ini, kami akan sangat mendukung, dengan tetap mempedomani aturan yang ada demi kecukupan bahan APD dan obat-obatan yang dibutuhkan. Sebagai contoh, selain APD,obat-obatan yang dibutuhkan harus dipastikan sudah diterima rumah sakit seperti jenis obat Chloroquine dan Avigan yang disebut bisa membantu penyembuhan penderita virus Corona ini,”ujar Binton.

Baca juga :   Penyebaran Covid-19 di Makassar Melalui Transmisi Lokal

Masker yang saat ini langka, sebagai bagian dari alat pelindung diri harus juga tersedia,termasuk bagi masyarakat luas. Menurut Binton, berlaku pepatah,tak ada rotan akar pun jadi. Maka, untuk mengatasi ketersediaan masker yang langka, Pemkab Simalungun dapat melakukan kerja sama dengan para tukang jahit di Simalungun dengan memberikan bantuan dana dalam pembuatan masker pengganti dari kain yang setidaknya mirip seperti masker medis, dan membantu agar masker yang dibuat berfungsi sebagai masker dengan standar kesehatan sebenarnya.

“DPRD mendukung agar dilakukan kebijakan dan kita tidak tinggal diam, termasuk masalah kelangkaan hand sanitizer dan penyemprotan rumah maupun fasilitas publik dengan disinfektan “mari bergegas kita lakukan yang terbaik untuk rakyat yang sedang ketakutan saat ini,” harap Binton.

Selain itu,katanya lagi, DPRD Simalungun mendorong tunjangan insentif bagi para dokter dan perawat dapat diperhatikan berbanding kinerja dan resiko yang mereka hadapi.

“ Insentif juga harus diperhatikan,harus sebanding dengan resiko yang mereka hadapi. Harapan kami Kadis Kesehatan juga segera menyediakan pendukung stamina, untuk memelihara kesehatan para medis, sehingga tubuh mereka dapat kuat menghadapi virus ini dan para masyarakat kita yang telah tertular dapat mereka rawat sampai sehat kembali,”katanya.

Binton yang pernah menjabat sebagai ketua DPRD Simalungun itu juga mengimbau kepada para perusahaan yang ada di Kabupaten Simalungun dapat memberikan perhatian, berupa sumbangan dalam bentuk apa pun yang dapat memberikan peran sertanya memerangi Covid -19 ini secara positif. Bisa dalam bentuk apa saja,katanya, yang tujuannya untuk pengadaan APD maupun dengan memberikan bantuan dana penunjang atau insentif untuk para dokter,maupun paramedis lainnya

“Kami berharap inilah saatnya perusahaan di Kabupaten Simalungun seperti perkebunan BUMN maupun perusahaan swasta turun tangan dengan kepedulian yang sangat diharapkan. Sebesar apa pun bentuk kepedulian itu dari masing-masing perusahaan, sangat kita hargai.Mari ulurkan tangan untuk membantu pemerintah melalui Corporate Social Responsibility (CSR) maupun donasi yang ada pada perusahaan masing-masing,”imbuhnya.

Baca juga :   KPK Panggil 6 Saksi Kasus Suap eks Pejabat Garuda
anggota DPRD Simalungub Bernhard Damanik SE

Saat wartaotonomibaru.com menghubungi kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun dr.Lidya Saragih tentang kesiapan Dinas Kesehatan menghadapi Virus Covid-19, sampai berita ini ditayangkan, konfirmasi via telpon seluler dengan nada sambung masuk,tetapibtidak diangkat. Padahal Bupati Simalungun saat pengarahan di RSUD Perdagangan menginstruksikan kepada seluruh dinas, khususnya Dinas Kesehatan agar segera tanggap terhadap media yang akan mengkonfirmasi,khususnya tentang perkembangan pandemi virus Covid -19 di Simalungun.(Susan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*