Satu Permintaan Presiden Jokowi Pada Masyarakat Bila Pembatasan Sosial Ekstrem Benar-benar Diberlakukan di Indonesia: Lebih Tegas, Lebih Disiplin dan Lebih Efektif Lagi

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

Wartaotonomibaru.com

JAKARTA – Kian hari orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona di Indonesia kian bertambah.

Per hari ini, Senin (30/3/2020) telah terjadi penambahan kasus positif covid-19 yang membuat Indonesia kini mencatat ada 1.414 orang.

Hal itupun jadi pertimbangan pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang lebih efektif menekan pertambahan orang yang terinfeksi virus corona.

Rencana untuk pembatasan sosial ekstrem pun mencuat di tengah rapat terbatas bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Secara terang-terangan Presiden Jokowi pun juga memberikan pandangannya mengenai darurat sipil yang akan dilakukan bila pembatasan sosial ekstrem benar dilakasanakan.

Ada sebuah permintaan yang dikemukakan oleh orang nomor satu di negeri ini apabila kebijakan itu direalisasikan.

Permintaan tersebut disampaikan Joko Widodo saat membuka rapat terbatas bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui siaran konferensi video, Senin (30/3/2020).

Tak hanya itu saja, Jokowi pun menyebut pembatasan sosial yang dikenal sebutan physical distancing ini didampingi kebijakan darurat sipil yang tepat.

Dalam hal ini keinginan pemimpin Indonesia pada masyarakat saat pembatasan sosial ekstrem dilakukan harus tidak menyusahkan masyarakat itu sendiri.

Salah satunya adalah meminta toko sembako dan apotek tetap dibuka bila kebijakan tersebut dilaksanakan.

“Saya juga minta dan pastikan bahwa apotek dan toko-toko penyuplai kebutuhan pokok bisa tetap buka untuk melayani kebutuhan warga dengan tetap menerapkan protokol jaga jarak yang ketat,” kata Jokowi.

Oleh sebab itu, apabila pembatasan sosial ekstrem akan dilakukan, Jokowi mengingatkan untuk segera menyiapkan payung hukum yang jelas.

Hal itu dilakukan agar ada pegangan yang kuat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan pembatasan sosial skala besar ini.

“Dalam menjalankan kebijakan pembatasan sosial berskala besar, saya minta agar segera disiapkan aturan pelaksanaan yang jelas sebagai panduan provinsi kabupaten dan kota sehingga mereka bisa bekerja,” ucap Presiden Jokowi.

Baca juga :   'Kapolri Swasta' Alias Vendor Penguasa Polri yang Disoal DPR RI

Diketahui sebelumnya, penanganan virus corona di Indonesia sedang dilakukan dengan gencar menggaungkan pembatasan sosial atau social distancing di seluruh wilayah.

Bahkan kepolisian melalui maklumat Kapolri yang telah dikeluarkan jelas mempertegas mengenai himbauan pemerintah tersebut.

Salah satunya melarang adanya kerumunan orang atau pertemuan masyarakat berskala besar.

(Edwin Jaffray ,SH)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*