Ini Alasan Presiden Larang Mudik Masyarakat

0 0
Read Time:55 Second

JAKARTA, Wartaotonomibaru.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melarang masyarakat melakukan mudik ke daerah untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dari wilayah Jakarta dan sekitarnya ke berbagai daerah di Tanah Air.

“Saya ingin mengambil sebuah keputusan setelah larangan mudik bagi ASN (aparatur sipil negara), TNI, Polri, dan pegawai BUMN. Saya ingin menyampaikan juga mudik semuanya akan kita larang,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Presiden Jokowi mengatakan, keputusan itu diambil setelah pemerintah mengkaji secara mendalam terhadap pembagian bantuan sosial (bansos) yang telah dilakukan di wilayah Jabodetabek, kartu prakerja, dan bansos tunai yang sudah dibagikan.

Presiden Jokowi mengatakan, pemerintah akan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mempersiapkan yang berkaitan dengan larangan mudik.

Sebab, berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan bahwa masyarakat yang tidak mudik sebanyak 68 persen, yang berkeras mudik 24 persen, dan sudah mudik 7 persen. “Artinya, masih ada angka yang sangat besar yaitu 24 persen tadi,” katanya.

Pada musim mudik 2019 terjadi pergerakan sekitar 19,5 juta orang ke seluruh wilayah di Indonesia.

(Luangkip kristianto)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca juga :   Peran Aktif 3 Pilar + LMK Dan FKDM Kel Bintaro Disiplinkan Pengguna Jalan Terkait PSBB

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*