Saat 500 Ribu Warganya Terinfeksi COVID-19, Amerika Juga Terancam Serangan Virus H7N3

0 0
Read Time:1 Minute, 0 Second

AMERIKA,Wartaotonomibaru.com – Kondisi Amerika Serikat benar-benar tragis, setelah setengah juta penduduknya positif terifeksi Virus Corona atau COVID-19, kini negara Adi Kuasa itu juga mendapat serangan Virus H7N3.

Layanan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tanaman (APHIS) dari Departemen Pertanian Amerika Serikat mengkonfirmasi dalam siaran resminya dikutip Wartawan Wartaotonomibaru.com Minggu 12 April 2020, virus itu ditemukan di wilayah Carolina Selatan.

Kasus baru Virus Flu Burung H7N3 ditemukan pada kalkun di sebuah peternakan di Chesterfield County. Virus itu disebutkan dari jenis yang ganas dan bersifat patogen alias menyerang inangnya.

Meski begitu, Departemen Pertanian memastikan virus ganas itu tak terdeteksi ditemukan pada manusia dan tidak ada masalah pada kesehatan masyarakat.
“Perlu diingat bahwa penanganan dan pemasakan unggas dan telur yang tepat harus pada suhu internal 165 ?F untuk membunuh bakteri dan virus,” tulis APHIS.

Isolasi virus sedang berlangsung dan APHIS akan terus bekerja sama dengan Kantor Dokter Hewan Negara Bagian South Carolina, bagian dari Universitas Clemson, pada tanggapan insiden bersama,” tulis APHIS.
Hanya saja kemunculan virus ini patut diwapadai, sebab di Amerika pernah menjadi negara terparah serangan virus burung. Bahkan pada tahun 2014 dan 2015 sebanyak 50 juta unggas mati termasuk ayam-ayam petelur.

(Ir. Noldy Maramis Kloudia Rompas)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca juga :   Amerika Serikat Laporkan 895.766 Kasus Corona

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*