MUI: Jelang Bulan Suci Ramadan Ziarah Kubur Sebaiknya Ditiadakan Saat Pandemi COVID-19

0 0
Read Time:2 Minute, 49 Second

JAKARTA, Wartaotonomibaru.com – Warga melakukan ziarah kubur di tempat pemakaman umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2019). Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sabtu (18/4/2020), mengimbau umat Muslim agar sebaiknya tidak melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan 1441 H dalam situasi pandemi Covid-19.

 Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Muslim di Tanah Air agar sebaiknya tidak melakukan ziarah kubur menjelang Ramadan 1441 hijriyah sebab saat ini dalam situasi pandemi Covid-19.

“Ziarah kubur merupakan amalan yang sangat baik karena mengingatkan pada kematian. Namun, mengingat pandemiCOVID-19 kemungkinan belum mereda maka sebaiknya ziarah kubur jelang Ramadan ditiadakan,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Agenda ziarah ke makam orang tua, kerabat dan saudara yang telah meninggal tersebut, kata dia, dapat diganti dengan berdoa dari rumah masing-masing.

“Insyaallah nilai pahalanya tidak berkurang sedikit pun,” ujarnya.

Tindakan yang sama sebaiknya juga dilakukan yaitu kebiasaan silaturahmi jelang Ramadhan.

Menurutnya, melakukan silaturahmi kepada orang tua yang masih hidup, saudara, kerabat dan teman-teman untuk saling memaafkan penting dilakukan agar umat memasuki bulan puasa dengan hati yang bersih.

Namun, dalam situasi pandemi Covid-19 sebaiknya hal itu cukup dilakukan melalui media sosial atau media daring mengingat masih ada kebijakan untuk menerapkan pembatasan jarak fisik serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain itu, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, MUI juga menganjurkan umat Islam untuk melakukan beberapa hal di antaranya menata niat yang baik dan menyambutnya dengan ikhlas serta penuh sukacita.

“Sebab Rasulullah SAW bersabda barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk ke dalam neraka,” kata dia.

Baca juga :   Dorong Efektivitas Penanganan Covid-19 Jelang PSBB Malang Raya, Gubernur Khofifah Tinjau Kampung Tangguh Cempluk Malang

Kemudian, umat Muslim hendaknya sebelum memasuki bulan Ramadhan yaitu bulan Rajab dan Sya’ban sudah mulai melatih diri dengan melaksanakan amalan-amalan sunat misalnya berpuasa, membaca Al Quran, memperbanyak sedekah dan zakat mal atau harta.

Khusus untuk mengeluarkan zakat harta pada saat pandemi Covid-19 dianjurkan untuk disegerakan sepanjang sudah memenuhi nisabnya. Sebab, hal itu membantu masyarakat yang terdampak.

Begitu pula dengan zakat fitrah sebaiknya dibayarkan pada awal bulan Ramadan dan tidak harus menunggu sampai akhir bulan suci tersebut, ujarnya.

Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia merupakan tradisi masyarakat Provinsi Jambi yang sampai saat ini masih terjaga.

Hari pertama hari Raya Idul Fitri 1440 hijriah, ratusan masyarakat memadati pemakaman-pemakaman yang ada di daerah itu hingga menyebabkan kemacetan.

Seperti di Tempat Pemakaman Umum Al Karomah Jambi, pasca pelaksanaan sholat idul fitri, secara berangsur pemakaman itu mulai dipadati masyarakat setempat.

Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia merupakan tradisi masyarakat Provinsi Jambi yang sampai saat ini masih terjaga.

Hari pertama hari Raya Idul Fitri 1440 hijriah, ratusan masyarakat memadati pemakaman-pemakaman yang ada di daerah itu hingga menyebabkan kemacetan.

Seperti di Tempat Pemakaman Umum Al Karomah Jambi, pasca pelaksanaan sholat idul fitri, secara berangsur pemakaman itu mulai dipadati masyarakat setempat.

Ziarah ke makam sanak saudara yang telah meninggal dunia merupakan tradisi masyarakat Provinsi Jambi yang sampai saat ini masih terjaga.

Hari pertama hari Raya Idul Fitri 1440 hijriah, ratusan masyarakat memadati pemakaman-pemakaman yang ada di daerah itu hingga menyebabkan kemacetan.

Seperti di Tempat Pemakaman Umum Al Karomah Jambi, pasca pelaksanaan sholat idul fitri, secara berangsur pemakaman itu mulai dipadati masyarakat setempat.

Baca juga :   Kembali Dari Yerusalem, Warga Simalungun Masuk ODP Aparat Terkait

Sejumlah masyarakat membawa air serta bunga untuk ditabur di atas pemakaman sanak saudara yang telah meninggal dunia.

Adiansyah/ Sutiono
Wartaotonomibaru.com

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*