Gedung BLK Disnaker Kota Banjar Disiapkan Jadi Tempat Karantina Tenaga Medis BLUD RS Kota Banjar

0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

BANJAR,Wartaotonomibaru.com – Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kota Banjar yang terletak di Komplek Perkantoran Pamongkoran, dipersiapkan untuk karantina para tenaga medis dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Kota Banjar. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar Drs. H. Abdul Lukmanulhakim, M.Si kepada Warta Otonomi Baru mengatakan, Disnaker kedatangan pihak BLUD RS Kota Banjar untuk melobi Gedung BLK yang akan dipakai oleh Paramedis BLUD RS Kota Banjar.Jumlah kamar yang tersedia di Gedung BLK ada 20 kamar, dimana masing-masing kamar bisa ditempati oleh 4 (Empat) orang.

Redi, wadir umum blud rs kota banjar

Lebih lanjut Lukman mengatakan bahwa Gedung BLK ini akan dijadikan tempat karantina paramedis, yaitu dokter dan perawat.Ditanya kapan Gedung BLK akan dijadikan tempat karantina paramedis, menurut Lukman hari ini Jum’at (3/4/2020), akan mulai dipakai oleh pihak BLUD RS Kota Banjar. Kami sedang mempersiapkan Gedung BLK ini, sehingga nanti jika diisi oleh tim paramedis kamar nya sudah bersih dan nyaman untuk digunakan, ujarnya.

Sementara itu Wakil Direktur Umum BLUD RS Kota Banjar Redi kepada Warta Otonomi Baru membenarkan bahwa Gedung BLK akan dipakai untuk karantina, kami (tim paramedis) menyepakati hasil keputusan rapat yang di pimpin oleh dokter spesialis paru, yaitu dr. Dila Laswantina sebagai penanggung jawab penanganan pasien positif covid-19, bahwa dokter atau perawat yang kontak langsung dengan pasien positif covid-19 harus dikarantina.Adapun paramedis yang kontak langsung dengan pasien, baik itu di IGD, Ruang Radiologi ataupun di Ruang Rawat Inap harus dikarantina.

Lukman, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar

Saat ini ada 19 perawat yang kontak langsung dengan pasien positif covid-19.Mulai kemarin Jum’at (3/4/2020) sudah ada 10 perawat yang dikarantina, nanti seluruh paramedis baik dokter ataupun perawat yang kontak langsung dengan pasien positif covid-19 akan dikarantina, ujar Redi.Ketika ditanya jumlah pasien positif covid-19 yang dirawat di RSUD, Redi mengatakan ada 2 (Dua) orang pasien positif covid-19 yang dirawat. Satu orang Banjar, satunya lagi warga luar Banjar. (Yudhi Rasdian)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*