Gelombang Covid-19 Kedua di AS Mungkin Lebih Parah

0 0
Read Time:1 Minute, 25 Second

AMERIKA, Wartaotonomibaru.com – Gelombang kedua virus corona diperkirakan bakal menghantam Amerika Serikat (AS) pada musim dingin mendatang dan kemungkinan akan lebih parah dibandingkan yang pertama sebab muncul di awal musim influenza. Peringatan itu disampaikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Rabu,22/4/2020

“Ada kemungkinan serangan virus di negara kita pada musim dingin mendatang sebenarnya akan lebih sulit ketimbang yang kita lalui sekarang,” kata Direktur CDC, Robert Redfield kepada Wartaotonomibaru.com saat wawancara.

Ketika wabah saat ini terus mereda, seperti yang ditunjukkan melalui penurunan tingkat rawat inap baru-baru ini dan indikator lainnya, otoritas perlu mengantisipasi potensi gelombang kedua dalam beberapa bulan ke depan.”Kita akan mengalami epidemi flu dan epidemi virus corona secara bersamaan,” katanya.

Kombinasi tersebut akan memberikan tekanan lebih besar terhadap sistem kesehatan negara dibandingkan wabah sebelumnya.

Virus itu, yang menyebabkan penyakit pernapasan sangat menular dan berpotensi fatal bernama Covid-19, muncul di China tengah pada Desember lalu. Infeksi pertama AS yang diketahui, kasus terkait perjalanan, didiagnosis pada 20 Januari di Washington dekat Seattle.

Sejak saat itu, hampir 810.000 orang di Amerika Serikat terbukti positif Covid-19 dan 45.000 orang lebih meninggal akibat penyakit tersebut.

Redfield dan otoritas kesehatan lainnya memuji kebijakan tetap berada di rumah dan penutupan bisnis serta sekolah di negara tersebut demi memperlambat penyebaran infeksi. Namun, pembatasan itu juga menghambat perdagangan Amerika serta menyebabkan sedikitnya 22 juta orang kehilangan pekerjaan dalam empat pekan terakhir.

Saat karantina wilayah berangsur dilonggarkan, Redfield menekankan pentingnya individu tetap menjaga jarak fisik satu sama lain. Pada saat yang sama, katanya, otoritas kesehatan masyarakat mesti meningkatkan sistem pengujian untuk mengidentifikasi mereka yang terinfeksi dan menemukan interaksi pribadinya melalui penelusuran kontak.

Baca juga :   Berkaca dari Pelajaran di Italia, Dubes Imbau Masyarakat Tidak Mudik

(Ir. Noldy Maramis Kloudia Rompas)
Amerika

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*