Kapolda Metro Jaya: Kelompok Anarko Rencanakan Aksi Vandalisme Bersama di Kota Besar

0 0
Read Time:2 Minute, 27 Second

JAKARTA,Wartaotonomibaru.com – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana (depan kedua kiri) saat menunjukkan barang bukti yang digunakan pelaku vandalisme dari kelompok Anarko.

Polda Metro Jaya, membekuk lima tersangka kasus vandalisme dengan modus mencoret tembok berisi kata-kata ajakan provokatif, di wilayah Tangerang. Hasil pemeriksaan, kelompok bernama Anarko Sindikalis itu berencana melakukan aksi vandalisme bersama-sama, di kota-kota besar, 18 April 2020 mendatang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, kelima tersangka berinisial MRR (21), AAM (18), RIAP (18), RJ (19), dan MRH melakukan aksi vandalisme mencorat-coret tembok dengan nada ajakan provokatif untuk berbuat onar atau kerusuhan, membakar, hingga penjarahan.

“Mereka yang ditangkap ini, melakukan penyemprotan menggunakan pilox -cat semprot- di empat lokasi di Tangerang. Mereka ini dari kelompok Anarko,” ujar Nana, di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (11/4/2020).

Dikatakan Nana, awalnya tersangka MRR, AAM dan RIAP bertemu dan merencanakan aksi corat-coret, di Kafe Agerita. Sejurus kemudian, tersangka AAM membeli cat semprot alias pilox dan membuat cetakan tulisan dengan kalimat “Sudah Krisis Saatnya Membakar” dan lainnya.

Sejurus kemudian, tiga tersangka pergi menggunakan sepeda motor untuk melancarkan aksinya mencorat-coret tembok di Ruko Pasar Anyar, Jalan Kiasnawi, Sukarasa, Kota Tangerang; Kantor BCA Pasar Lama Kota Tangerang; Bank BRI Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, dan trotoar serta dinding di Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang, Kamis (9/4/2020). Setelah melakukan aksi vandalisme mereka kembali ke Kafe Agerita milik tersangka RIAP.

Ada beberapa tulisan menggunakan pilox, ‘kill the richatau bunuh orang-orang kaya’. Kemudian, ‘sudah krisis saatnya membakar’, ‘mau mati konyol atau melawan’, jadi ini tulisan yang mereka buat di empat TKP tersebut,” ungkap Nana.

Baca juga :   Gibran Salurkan Ribuan Bantuan Masker Hingga APD ke Pemprov Jateng, Ganjar Sampaikan Komitmen 'Habisi' Wilayah Zona Merah

Nana menyampaikan, setelah menerima laporan terkait tindakan vandalisme itu, Polres Metro Tangerang melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tersangka MRR, AAM dan RIAP, di Kafe Agerita, Jumat (20/4/2020) kemarin.

“Motif mereka melakukan vandalisme ingin mengajak masyarakat untuk membuat keonaran dan kerusuhan
dengan situasi yang ada saat ini. Jadi mereka ini tidak puas dengan kebijakan pemerintah sehingga memanfaatkan situasi di tengah wabah Pandemi Covid-19 ini untuk semakin membuat masyarakat resah agar terjadi keonaran, penjarahan dan kerusuhan,” katanya.

Menurut Nana, penyidik kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka RJ di Bekasi Timur dan RH di Tigaraksa, Tangerang. Peran keduanya adalah sebagai admin grup WhatsApp dan Telegram kelompok Anarko yang berpaham anarkisme sindikalis.

“Kedua orang ini bisa dikatakan merupakan adminnya, dan memang untuk kelompok Anarko ini mereka tidak menunjuk pimpinan tetapi biasanya admin ini yang mengendalikan,” jelasnya.

Nana menambahkan, dari hasil pemeriksaan ponsel para tersangka, penyidik mendapatkan informasi kalau kelompok Anarko ini akan melakukan aksi vandalisme serentak di kota-kota besar, tanggal 18 April 2020 mendatang.

“Mereka juga akan merencanakan aksi pada tanggal 18 April 2020, mereka akan melakukan aksi vandalisme secara bersama-sama di beberapa kota besar di Pulau Jawa sampai Kalimantan. Jaringan mereka ini di Jakarta, Bandung, Yogyakarta bahkan hingga Kalimantan. Tujuannya memanfaatkan situasi ini, mengajak masyarakat melakukan tindakan membakar, kemudian juga menjarah,” katanya.

(Bayu susetio/ IR .Idrawahyudi)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*