MENKO POLHUKAM: Ormas wajib melaporkan ke satgas Saber pungli jika ditemukan pungli Bansos




0 0
Read Time:1 Minute, 49 Second

JAKARTA, Wartaotonominaru.Com –
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mempersilakan Organisasi masyarakat melaporkan kepada Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) bila terjadi pungutan liar (pungli) saat pembagian bantuan sosial (bansos).

Organisasi Masyarakat, kata Mahfud, dapat melaporkan pungli yang terjadi di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah itu melalui telepon, email, SMS, atau juga bisa datang sendiri ke Posko Pusat Satgas Saber Pungli di Gedung Kemenkopolhukam dan Unit Pemberantasan Pungutan Liar di seluruh daerah di Indonesia.

“Bila ada penyelewengan, masyarakat dipersilakan mengadu ke Satgas Saber Pungli untuk ditindaklanjuti dan pelakunya ditindak,” ujar Mahfud berdasarkan pernyataan yang diterima seusai rapat Saber Pungli secara virtual yang digelar di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Rapat Saber Pungli itu digelar untuk menyelaraskan tugas Satgas Saber Pungli 2020 Pusat dan Daerah, di tengah pandemi Covid-19.

Menkopolhukam selaku pengendali dan penanggung jawab Satgas memimpin rapat yang dihadiri Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Komisaris Jenderal Polisi Moechgiyarto. Hadir pula kelompok ahli dan kelompok kerja Satgas Saber Pungli.

Mahfud ingin memastikan program bantuan pemerintah untuk mengatasi penularan Covid-19 berjalan sesuai sistem dan tidak diselewengkan.

Ketua Pelaksana Satgas Saber Moechgiyarto mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti arahan Menkopolhukam dalam rapat virtual tersebut.

Moechgiyarto yang juga Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri akan menyempurnakan struktur organisasi Satgas di pusat dan di daerah untuk mengefektifkan tugas dan fungsi Satgas.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Wakil Ketua Satgas Tumpak Haposan Simanjuntak yang juga Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Tumpak menyatakan, unsur Kemendagri siap menindak dan telah banyak mencegah pungli yang terjadi di pusat maupun di daerah.

Dari Kelompok Ahli Satgas, Rhenald Kasali mengingatkan satgas agar menyusun prioritas pemberantasan pungutan liar.

Prioritas itu disusun sedemikian rupa agar selaras dengan kepentingan masyarakat, sehingga pada gilirannya nanti, masyarakat mendukung penuh apa yang dilakukan Satgas.

Kelompok Ahli Satgas dari Universitas Indonesia, Imam B Prasodjo dari Universitas Indonesia menyarankan agar Satgas Saber Pungli harus hadir pada saat pendistribusian bantuan sosial dari pemerintah tersebut.

“Kehadiran Satgas dapat menjadi pengungkit yang memberikan efek jera pada pelaku pungli,” kata Imam.

Kepala Sekretariat Satgas Saber Pungli, Brigadir Jenderal Polisi Unggul Sedyantoro siap memberikan dukungan sarana, prasarana, dan administrasi pelaksanaan tugas pengawalan dan pengawasan penyaluran bantuan sosial.

(Inwi/Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*