Remaja Putri Pembunuh Balita Ternyata Korban Kekerasan Seksual

0 0
Read Time:2 Minute, 11 Second

JAKARTA, Wartaotonomibaru.com – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus (tengah), Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Heru Novianto (kiri), dan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo (kanan), menunjukan barang bukti kasus remaja putri bunuh bocah 5 tahun. 

Tersangka NF (15) yang tega membunuh bocah berusia lima tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Maret 2020 lalu ternyata pernah mengalami kekerasan seksual dari paman dan teman dekatnya. NF kini tengah hamil sekitar 3,5 bulan.

“Ada tiga pelakunya (kekerasan seksual), di antaranya paman dan kekasihnya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung, Kamis (14/5/2020).

Perilaku NF sempat enghebohkan. Pelajar yang dikenal suka menggambar ini tega membunuh bocah perempuan yang merupakan tetangganya sendiri  dengan cara menenggelamkan ke dalam bak mandi. NF juga menyembunyikan jenazah korban di lemari rumahnya dibilangan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

NF kemudian menyerahkan diri ke polisi. NF menjalani serangkaian pemeriksaan fisik dan psikologi di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut Tahan Marpaung, dari pemeriksaan tersebut barulah terungkap kasus kekerasan seksual terhadap NF.

“Peristiwa kekerasan seksual itu terjadi lebih dari satu kali dan dia di bawah ancaman. Itu kami baru ungkap dari keterangan NF saat pemeriksaan,” kata Marpaung.

Sementara aparat kepolisian juga telah memproses hukum tiga pelaku kekerasan seksual terhadap NF. Berkas pemeriksaannya sudah dinyatakan lengkap alias P21. “Iya sudah P21. Tinggal dilakukan persidangan,” katanya.

Sedangkan keterangan dari Kementerian Sosial menyebutkan bahwa NF mengalami kekerasan seksual yang diduga dilakukan tiga orang dewasa yakni dua pamannya dan kekasihnya. Salah satu pamannya berinisial R bahkan sempat berhubungan badan dengan NF sebanyak tiga kali.

Baca juga :   Terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Dinas PUPR Kota Banjar, KPK Telah Memanggil Puluhan Orang Sebagai Saksi

Belum diketahui apakah kekerasan seksual terhadap NF yang membuatnya berperilaku menyimpang dengan membunuh balita tetangganya. Berdasarkan pemeriksaan polisi, NF melakukan pembunuhan ketika di rumah tidak ada orang lain selain dia dan korban yang berinisial APA, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (5/3/2020). ibu tiri NF sedang berjualan sambil membawa adiknya. Sedangkan korban adalah tetangga dan teman main adik NF.

Korban diajak ke dalam kamar mandi. NF menyuruh korban mengambil mainan yang ada di dalam bak. Ketika korban berada di dalam bak, korban ditenggelamkan dengan cara dicekik sekitar 5 menit. Setelah korban meninggal dunia, mayatnya ditaruh ke dalam sebuah ember dan ditutup sprei.

Pada malam harinya, korban dibawa ke kamar pelaku, diikat, mulutnya disumpal tisu -karena mengeluarkan darah-, dan dimasukkan ke dalam lemari.

Kasus ini terungkap setelah tersangka menyerahkan diri ke Mapolsek Tamansari dan mengaku telah membunuh anak kecil di rumahnya. Kasusnya ditangani Polsek Sawah Besar karena tempat kejadian perkara berada di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Setelah dicek ternyata benar korban terbujur kaku di dalam lemari.

(Royke R/ Fredi)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*