Ditetapkan Jadi Tersangka, Ruslan Buton Dijerat Pasal Berlapis

0 0
Read Time:1 Minute, 12 Second

JAKARTA, Wartaotonomibaru. Com – Panglima Serdadu Eks Trimatra Nusantara, Ruslan Buton ditangkap setelah membuat heboh dengan surat terbuka yang meminta Presiden Jokowi mundur. Ruslan mengakui rekaman surat terbuka itu merupakan suaranya.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui bahwa benar suara rekaman yang beredar adalah milik tersangka yang dibuat pada 18 Mei 2020 menggunakan handphone tersangka,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramahdan dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Tribrata TV, Jumat 29-5 -2020.

Ahmad Ramadhan mengatakan Ruslan juga mengaku mendistribusikan rekaman itu ke media sosial. Saat ini polisi masih mendalami peran lain Ruslan.

“Dan mendistribusikan rekaman tersebut ke dalam grup WA Serdadu Eks Trimatra. Pendalaman tentang peran RB akan dilanjutkan oleh penyidik Bareskrim Polri setelah RB tiba di Jakarta,” ujarnya.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Sumber: Istimewa)

Ruslan Buton dijerat Pasal berlapis. Selain pasal tentang keonaran, dia dijerat UU ITE.

“Tersangka RB dapat dijerat dengan Pasal 14 ayat (1) dan (2) dan/atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang dilapis dengan Pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 6 tahun dan/atau Pasal 207 KUHP. Dapat dipidana dengan ancaman penjara 2 tahun,” ucap Ahmad.

Sebelumnya, Ruslan Buton ditangkap setelah membuat heboh dengan surat terbuka yang meminta Presiden Jokowi mundur. Ruslan ditangkap di kediamannya di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

{Inwi/Red}

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*