Dirlantas: Polri Tegas Melarang Mudik

0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

JAKARTA, Wartaotonomibaru.com – Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes (Pol.) Sambodo Purnomo Yogo mencoba bilik antiseptik bantuan Bank Mandiri di Mabes Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/4/2020). Bantuan ini merupakan bukti dukungan perseroan kepada kampanye menekan penyebaran pandemi corona di Indonesia, khususnya di jajaran Polda Metro Jaya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menjaring ratusan kendaraan travel gelap yang mengangkut ribuan pemudik menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, dalam Operasi Ketupat Jaya 2020. Penindakan ini menunjukkan bahwa pemerintah tegas melarang mudik.

“Penindakan ini menegaskan larangan mudik pemerintah. Kalau ada keraguan dari masyarakat, sekali lagi kami sampaikan bahwa mudik tetap dilarang. Jadi, penindakan ini menegaskan larangan mudik pemerintah,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, Senin (11/5/2020).

Sambodo mengatakan, penindakan terhadap ratusan travel gelap, bus, truk, dan mobil pribadi yang dilakukan merupakan jawaban dari keraguan masyarakat soal aturan larangan mudik. “Ada beberapa isu, Polri main mata dengan pemudik, ada oknum yang menerima sogokan dan sebagainya. Dengan penindakan ini kami sampaikan bahwa kami tegas, Polri tegas melarang mudik,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, penindakan itu juga menunjukkan kalau Polri serius dalam menerapkan aturan larangan mudik bagi masyarakat untuk menekan angka penyebaran Covid-19.

“Hal ini menunjukkan keseriusan kami dan kami berharap kepada seluruh masyarakat apabila ada anggota Polri yang menerima sogokan dari pemudik, tolong videokan, tolong datakan. Kami akan tindak tegas, dan bahkan saya tidak ragu-ragu untuk mengusulkan anggota tersebut untuk dipecat,” katanya.

Dirlantas Polda Metro Jaya menjaring 202 travel gelap berikut bus, kendaraan pribadi, dan truk yang mengangkut 1.113 pemudik, terkait aturan larang mudik dalam kurun waktu tiga hari Operasi Ketupat Jaya, selama 8-10 Mei 2020.

Baca juga :   Kapolres Sergai Terima Kunjungan Tim Birorena Polda Sumut Dalam Asitensi Pembangunan Zona Intergeritas

Total, Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengamankan 228 kendaraan yang mengangkut pemudik sebanyak 1.389, selama 18 hari Operasi Ketupat Jaya mulai tanggal 24 April sampai10 Mei.

Ratusan kendaraan travel gelap itu mengangkut ribuan penumpang menuju ke berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Para pemudik juga tidak mengantongi surat keterangan negatif Covid-19 sebagai salah satu syarat bepergian menggunakan transportasi umum.

Polisi berhasil menjaring ratusan kendaraan itu setelah melakukan kegiatan investigasi, mapping kemudian dilanjutkan dengan hunting sistem. Paling banyak pelanggar larangan mudik itu ditangkap di jalur tikus.

(Steven/ Cristo)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*