Erwin Aksa: Tanpa Intervensi Pemerintah, Ekonomi Sulit Bangkit

1 0
Read Time:1 Minute, 5 Second

Wartaotonomibaru.com, JAKARTA- Politisi Partai Golkar Erwin Aksa mengemukakan pandemi Corona telah mengakibatkan runtuhnya dunia usaha. Kehadiran wabah yang ganas ini membuat jutaan orang kehilangan pekerjaan dan daya beli masyarakat merosot drastis.

“Persoalan sekarang adalah tidak adanya likuiditas. Pemerintah harus melakukan intervensi karena likuiditas adanya di pemerintah,” kata Erwin dalam Webinar bertema “Ketahanan Sosial Ekonomi Dalam Tatanan Kehidupan Normal Baru” di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Dalam rilis yang disebar ke media, Erwin menyebut tanpa intervensi pemerintah, sangat berat bagi dunia usaha untuk bangkit. Di sisi lain, masyarakat tidak akan bisa belanja tanpa adanya stimulus likuiditas dari pemerintah.

“Ini memang situasi sulit bagi pemerintah. Namun intervensi pemerintah bagi dunia bisnis sangat penting,” tegas Erwin yang juga Wakil Ketua Umum Kadin.

Sementara Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono yang juga tampil sebagai pembicara dalam Webiner tersebut mengingatkan, kebijakan dari setiap kementerian/lembaga dalam pola hidup baru atau new normal  harus terintegrasi. Hal itu untuk menekan potensi masalah dalam teknis di lapangan.

“Implementasi kebijakan harus konsisten. Sikap inkonsistensi akan mengundang reaksi yang pada gilirannya dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” kata Argo.

Argo yakin jika tatanan kehidupan baru diterapkan dengan penuh disiplin akan membangun keseimbangan. Keseimbangan itu berupa kesehatan tetap terjaga, ekonomi bergerak naik, dan tatanan sosial menjadi semakin kondusif.

Fredi/ David
Wartaotonomibaru.com

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca juga :   Bojonggede Masuk Zona Merah Virus Corona, Ini Pesan Lurah Pabuaran Kepada Warganya

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*