Kabid Pajak Daerah Lainnya Bapenda Kab Bekasi Dampak Covid 19 Usahakan Target




1 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Bekasi, wartaotonomibaru.com – Akibat Dampak Covid 19 dengan tidak beroperasinya mall tapi masih bisa takeaway artinya tidak makan disitu pajak pendapatan dari Restoran sangat terpengaruh tidak seperti sebelumnya waktu normal sebelum Covid. ketika takeaway itu tidak seberapa namun pajak pendapatan masih bisa diatasi ujar Khoiruddin 1/7 pada wartawan diruang kerjanya .

Ditambakan dia lagi untuk pajak perhotelan ada 40 milyard satu tahun, tapi karena dengan adanya dampak Covid 19 ini sehingga terjadi penurunan sekitar 26 Milyard iya kita jalanin aja mudah – mudahan diahkir tahun bisa tercapai. adanya penurunan ini karena hotel itu tidak dibarengi tingkat hunian yang bagus, ruangannya segitu gitu aja tidak ada penambahan hotel terlebih dimasa Covid ini penghuninya sedikit. Target segitu tapi tidak ada penambahan hotel. namun kita sudah berusaha supaya mencapai target. Muda mudahan- suda diangka 50 persen dari 40 untungnya kita tertolong dengan adanya pajak restoran, CFC, pizza hut, gojek,gofood walaupun ada melayani disitu. adanya gojek, go food itu yang membantu. ujar Khoiruddin

Ditambakan Khoiruddin lagi terkait upaya peningkatan hasil daerah Bapenda menyediakan perekam data transaksi usaha,bekerja sama dengan BJB, Bank Jabar yang menyediakan alat itu, bukan dari anggaran APBD. untuk tahap pertama ada 200 wajib pajak yang di pasang tapping box, untuk tahap kedua ada 381 waajib pajak. dari 200 tahap pertama ada 161 sudah terpasan yaitu hotel, parkir, restauran. Namun belum semua karena ada yang manual, untuk tahun 2020 sampai 2021 kita usahakan target seribu untuk wajib pajak, untuk semua jenis pajak sudah terpasangi untuk menghindari korupsi. Ujar Khoiruddn bidang pajak daerah lainnya.

Begitu juga dikatakan kasi penetapan pajak daerah, untuk Pajak Restoran, Parkir, Hotel pembayaran pajak semuanya di lakukan dengan online, sekarang sudah pasang Tapping box, dimana transaksi mereka itu terekam oleh kita mudah mudahan namanya pajak selalu berupaya dalam arti untuk meningkatkan pendapatan tergantung prilaku wajib pajak dilapangan, kita kan inggak tahu kita berupaya jangan sampai mereka menyetor tidak sesuai dengan omset yang didapat,

Ditambakan Kasi penepatan pajak daerah lagi, selama Covid ini denda dihapuskan kalau memang dia operasional, kadang sulitnya yang oprasional selamat Covid itu Drive Thru kecuali kalau memang dia berjalan kita tanggukan dendanya, kondisinya kita itu masih dilarang makan di tempat, mungkin kesulitan bayar karnyawan atau yang lain bisa kita tanggukan dendanya mis omset di bulan maret bisa disetor bulan juni tampa mengurangi omset yang di dapat jadi Dia setor murni ujar Kasi penetapan pajak daerah.

Dibeberkan dia lagi pajak terbesar adalah pajak peneranganJalan, kedua restoran,disini kita mengelolah untuk pajak daerah lainnya selain PLN kita punya dua listrik swata yaitu Cikarang Distrindo, dan Bekasi Tower Ujar kasi penetapan pajak pada wartawan (RT)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*